Widget edited by super-bee

Kisah Derita Hidup ‘Gadis Barbie’

Tuesday, 12 March 20130 komentar


valeria-lukyanovaNama Valeria Lukyanova semakin populer dan jadi sering jadi bahan pembicaraan seiring dengan penampilan wajah dan tubuhnya yang sangat mirip dengan boneka barbie. Bahkan Valeria dijuluki sebagai boneka barbie hidup. Valeria dinilai oleh banyak orang sebagai perempuan yang terobsesi dengan Barbie.
Namun siapa sangka, dibalik penampilannya yang terlihat begitu sempurna, ternyata Valeria Lukyanova si boneka barbie hidup menjalani hari-harinya dengan perasaan tersiksa.
Usaha Valeria Lukyanova untuk menjadi boneka barbie hidup rupanya tidak main-main. Lihat saja bagaimana Valeria mengubah berbagai bentuk tubuhnya. Mata biru yang lebar, rambut pirang, payudara besar dan pinggang yang sangat kecil. Tidak heran jika dia dijuluki si Boneka Barbie Hidup masa kini.
Namun dari bentuk tubuhnya yang tidak biasa, banyak orang menduga bahwa Valeria menjalani berbagai operasi plastik. Ditambah lagi, foto-foto masa lalu Valeria yang sangat berbeda dengan kondisi saat ini. Bahkan, gadis ini dipercaya telah memotong beberapa tulang rusuknya agar memiliki pinggang yang sama seperti Barbie. Wow!
Benar atau tidaknya rumor itu, sudah pasti rumor tersebut jadi pembicaraan hangat. Sebagai tambahan, lingkar pinggang Valeria hanya 50 cm (lingkar pinggang, bukan lebar pinggang).
Menjadi seorang wanita cantik yang tampak sempurna seperti yang dilakukan Valeria memang penuh risiko. Di satu sisi, dia pasti menjadi terkenal dan dibicarakan oleh orang di seluruh dunia. Valeria bahkan sudah menjadi model dalam majalah fashion dunia, V Magazine.
Sebagai wanita yang unik, Valeria mendapat pujian akan kecantikannya. Di sisi lain, dia harus tahan mendengar cercaan dan penghinaan. Sudah jadi rahasia umum banyak orang tidak menyukai dengan apa yang dilakukan Valeria, bahkan terang-terangan mengatakan dirinya bodoh, aneh dan menyeramkan.
Beberapa bulan yang lalu, ada gosip yang menyebutkan bahwa foto-foto yang dipublikasikan Valeria adalah hasil editan. Hal ini diketahui dari sebuah video yang memperlihatkan Valeria sedang membicarakan masalah pada lehernya. Jika diamati, wajah sang gadis Barbie memang sedikit berbeda dengan foto-fotonya.
Walau banyak yang curiga selama ini Valeria mengedit fotonya agar mirip Barbie. Tapi ada juga yang membela, Valeria dalam foto-fotonya sudah memakai make up dan pencahayaan bagus sehingga tidak bisa dikatakan sebagai pembohongan publik, toh model dan para artis juga berbeda setelah memakai make up.
Di luar gosip tersebut, banyak orang baru menyadari bahwa Valeria memiliki masalah pada lehernya. Banyak orang menanyakan mengapa dia selalu memiringkan kepala saat difoto. Valeria mengatakan dalam video tersebut,
“Saya punya masalah pada leher dan saya tidak bisa menegakkan kepala saya,” ujarnya. Kemudian Valeria melanjutkan bahwa untuk mengatasi masalah itu, dia harus memiringkan kepala atau menopang kepala dengan tangan.
“Seperti yang bisa Anda lihat, leher saya sangat kecil dan panjang.. dan leher saya harus menopang kepala besar saya dengan tidak terlalu baik.” lanjutnya.
Video tersebut kembali jadi bahan pembicaraan. Banyak orang mengatakan bahwa Valeria harus makan lebih banyak agar otot lehernya bisa lebih kuat menopang kepalanya. Semoga saja masalah leher Valeria bisa di atasi.
Benar atau tidaknya rumor tersebut, kita jadi tahu sebuah fakta bahwa beauty is pain. Untuk menjadi cantik ada banyak cara, dan seringkali menyakitkan atau menyiksa. Menjadi gadis Barbie tidak selamanya penuh senyuman dan kebahagiaan.
Bukan hanya Valerie, banyak wanita yang terobsesi membentuk tubuh mereka agar semirip mungkin dengan boneka wanita produksi Mattel, Inc. yang populer sepanjang masa, Barbie.
Entah bagaimana sosok Barbie disebut-sebut sebagai gambaran tubuh wanita yang sempurna, dengan pinggang dan pinggul kecil, kaki yang sangat ramping dan panjang, dada membusung dan bahkan wajah bermata besar dengan hidung dan bibir kecil mungil.
“Saat ini, Valeria paling populer di antara barbie hidup lainnya karena model Rusia ini tidak hanya merombak wajah, namun juga tubuhnya hingga benar-benar menyerupai Barbie,” ujar sang sumber.
Dikutip dari enstarz, Dr. Athony LaBruna yang mengepalai Manhattan Plastic Surgery menjelaskan apa saja yang kita butuhkan untuk mendapatkan tubuh barbie.
Dituturkan di program tv show Good Morning America milik ABC, selain mengubah wajah dan mengecat rambutnya pirang, seorang wanita membutuhkan pembesaran payudara hingga 38DD, merampingkan kaki dan yang paling ekstrim, memotong tulang iga.
Pemotongan ini untuk membentuk lekuk tubuh ala barbie yang secara tidak masuk akal sangat kecil di pinggang sehingga dada dan pinggul nampak besar dan menonjol. Tulang rusuk berfungsi melindungi organ-organ di bawahnya, terbayang kan tindakan medis demi kecantikan ini sangat membahayakan kesehatan.
Amati tubuh Valeria, Anda akan menemukan ini bukan lagi keindahan, namun sesuatu yang tidak wajar. Menanggapi hal ini, para psikiater berpendapat Valeria Lukyanova menderita suatu kelainan kejiwaan yang disebut dismorphic body disorder.
Kelainan ini membuat penderitanya benci pada tampilan tubuhnya dan terobsesi untuk mengubahnya dengan operasi plastik. Dorongan itu membuat penderita tidak bisa berpikir jernih dan mau melakukan apa saja demi mewujudkan obsesinya.
Wew.. tampil cantik, tapi diduga punya kelainan kejiwaan. Begitulah, aksi Valeria menimbulkan tanggapan yang bervariasi, namun pada umumnya dia dicela atas perombakan besar-besaran pada tubuhnya hingga menyerupai barbie ini.
Dikutip dari DailyMail, beberapa orang bahkan mengatakan penampilan Valeria sekarang lebih jelek dari sebelum dia melakukan operasi plastik. Tidak hanya nampak buruk, tapi juga terlihat bodoh karena wanita dengan penampilan yang sempurna itu membosankan.
Share this article :
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | Metal Cangkir
Copyright © 2011. INFO UPDATE - All Rights Reserved